Wilkersonhatch5's website

Our website

01
Ma
Belajar Menganalisa Prediksi di Dalam Pertandingan Bola
01.05.2018 00:42


Saat menyaksikan pertandingan sepakbola pada layar paras kita sering disajikan kesibukan tebak skor yang dilakukan para ahli. Walau mempesona, saya bukan percaya memotong skor adalah sesuatu yang seharusnya dijalani.

Kalau setimpal untuk fun and games bolehlah, akan tetapi tentu gak perlu dianggap serius karena tidak ada kecil logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu buah pertandingan.

Luar biasa dengan menebak siapa menyunggi yang hendak menang -- atau jika pertandingan bakal berakhir dengan seri. Menebas seperti itu rutin saja dilakukan, walau pada akhirnya bola itu bundar sehingga pemenang pun kerap kali salah diprediksi. Mengapa? Judi Bola Karena ada tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini aku akan danai beberapa tips membuat antisipasi yang masuk. Bukan berisi saya selamanya benar di memprediksi 1 buah pertandingan. Pasti lah tidak, walau dengan sekutil berbangga (sediiiikit saja) aku memiliki rekor kebenaran prediksi yang pas tinggi: pukul rata 3 atas 4 perkiraan saya cocok kenyataan.

Dua bulan sebelum terjadi, abdi memprediksi akan terjadi All German final di Perkongsian Champions. Pada final, termasuk di depan ribuan warga Surabaya yang memadati sebuah programa nonton menyerentakkan, saya memprediksi Bayern Munich akan menundukkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben serupa penentu kemenangan. Sebelum itu saya juga meyakini kalau Atletico Madrid akan menjuarai Copa Del Rey. Terakhir, saya memperkirakan Belanda akan mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin abdi tekankan di sini adalah; prediksi bisa resmi bisa cela, tapi yang penting satu buah prediksi total harus punya dasar logika atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, sebuah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, sebuah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang benar maka unsur keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap saja tidak siap diprediksi secara 100%, bahkan prediksi menyerempet skor konklusi. Akan tetapi, presentase kemungkinan kesaksamaan prediksi merabung tajam.

Abdi ajak Kamu untuk mengkritik beberapa bayangan terakhir hamba guna menceritakan beberapa sendi penting yang saya yakin akan produktif bagi Kamu saat menguji memprediksi festival.

Di antara perkiraan yang saya sebut di atas, ketelitian soal Atletico saya akui beruntung [karena depakan Real Madrid berkali-kali hal mistar gawang Atletico]. Walau demikian ada logika di belakang perkiraan tersebut: Atletico juara meski pun Real Madrid jauh lebih berkualitas. Perangkat masa mewartakan ketidakrukunan pemain Madrid beserta pelatihnya, Jose Mourinho, & bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Daripada media heran saya merekam kabar jika Ronaldo dan Mourinho pula tidak akur (berita mengenai hal tersebut baru terserondok di Indonesia beberapa saat lalu). Guna pelatih hamba paham sahih arti keragaman tim di dalam dan dalam luar lokasi dan dampaknya bagi performa tim. Hal ini ditambah faktor Falcao yang padahal on fire, yang membuat saya deging memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips perkiraan 1: Pertimbangkan suasana di tim, paling utama saat satu buah turnamen berlangsung di mana pemain kudu terus simpatik tanpa siap menghindari rekan-rekannya.

Tip dugaan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung atau saat pertentangan cup, kemonceran striker amat menentukan. Saat pertandingan liga kualitas jangka panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta segenap elemen kru lainnya. Tatkala laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkanmenjadikan, walau kurnia keseluruhan kru juga mesti dipertimbangkan.

Tatkala memprediksi penguasaan Belanda 3-0 atas Nusantara saya menggulung hati nurani. Berdasar pada subjektif saya membela Indonesia tentunya. Namun, saat memakai kacamata berpanggilan objektivitas, kita semua tentu setuju kalau Belanda rumpang di untuk Indonesia. Dan lalu mengapa gak memprediksi skor akhir yang lebih mencolok? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat sedangkan Indonesia hendak bermain padat gairah, oleh karena itu akan dapat mereduksi pertarungan kualitas. Oleh karena itu, skor tipis atau buntal bisa selalu diprediksi beserta sound logic -- akan tetapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, adalah keberuntungan semata.

Tips antisipasi 3: Hindari membela 1 buah tim saat membuat antisipasi. Kita mampu selalu berhajat tim tali jiwa kita menang, tapi tatkala membuat prediksi tentu mantik harus diutamakan di untuk fanatisme menawan hati.

Saya tersenyum saat membaca di 1 buah media sekiranya tentang persamaan-persamaan final Persatuan Champions tahun ini secara tahun 1997 saat Dortmund menjadi unggul terakhir kesempatan. Banyak pembaca saya tetap terpancing untuk memprediksi kontrol Dortmund menurut fakta-fakta itu. Mereka meleng bahwa fakta-fakta tersebut merampok dan betul2 benar memilikinya, namun gak memiliki kolerasi apapun dengan pertandingan final Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah fakta dengan fakta yang lain adalah salah satu contoh dari sekian banyak orang fallacy of logic.

Tips prediksi 4: Jangan terperosok para pewarta yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), namun dijual seakan akan gesit menjadi mintakat membuat satu buah prediksi sayembara.

Dalam tulisan yang sama statistik pertandingan jurang Dortmund vs Bayern pula dimunculkan terlintas bertahun-tahun ke belakang. Karena histori statistik Dortmund memang raya saat menentang Bayern, banyak yang lalu menilai BVB akan siap mengalahkan Bayern di final Eropa. Hal ini menyimpangan. Mengapa? Karena statistik zaman "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik asal musim pula biar tidak mampu dengan rambang menjadi tonggak. Perkembangan kedua tim semenjak pertemuan final perlu dipertimbangkan.

Tips antisipasi 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Kamu pada statistik pertandingan jurang kedua tim yang paling dekat dengan saat ini. Kecuali itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) ke-2 tim berdasar pada keseluruhan (melawan siapa saja), untuk masa akhir-akhir ini aja.

Karena dugaan saya kerap saya munculkan di twitter (@coachtimo), tidak sedikit pihak meminta saya memprediksi berbagai pertentangan lainnya. Kebanyakan saya abaikan atau saya tolak beserta alasan sedikit paham hal kekuatan kedua tim. Tanda saya itu senafas secara tips dugaan berikut.

Trik prediksi 6: Jangan bertahu-tahu. Hindari mencoba-coba membuat dugaan tanpa dilatar belakangi keterangan dan pengetahuan yang indah mengenai menyunggi atau perkongsian tersebut. Bahwa bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari memproduksi prediksi tentang MU vs Chelsea. Kalian mustahil sebagai pakar tentang semua perhubungan yang siap. Akui pula.

Tips perkiraan 7: Kalian juga bukan seharusnya meneka setiap pertentangan. Ada waktunya pertandingan luar biasa sulit diprediksi. Analisa Anda deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua menjulang menurut Kamu 50-50. Lamun sudah demikian tahan pribadi, hindari memaksakan diri membuat prediksi. Dengan demikian prosentase kejituan dugaan anda akan meningkat.

Masih banyak usulan lainnya yang bisa & patut dimanfaatkan dalam membuat sebuah dugaan yang berkualitas. Karena keterbatasan tempat saya berhenti datang di sini dulu.

Ingat: satu prediksi yang berkelas gak melulu ditentukan oleh kebenaran prediksi tersebut. Sebuah bayangan yang terhormat, baik betul maupun cela, seharusnya dinilai dari reason atau poin analisa yang ada di belakangnya.

Comments


Create your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!